REVIEW
JURNAL
Judul
|
:
|
E-UMKM:
APLIKASI PEMASARAN PRODUK UMKM
BERBASIS ANDROID
SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN PEREKONOMIAN
INDONESIA
|
Tahun
|
:
|
2017
|
Penulis
|
:
|
Meri Nur Amelia, Yulianto Eko Prasetyo, Iswara
Maharani
|
Reviewer
|
:
|
Rafifah
Aryanti
|
A. Latar
Belakang
Indonesia
saat ini tengah memasuki fase bonus demografi yang harus dimanfaatkan dengan
baik. Untuk itu diperlukan strategi dan inovasi pengembangan UMKM di era
ekonomi digital di Indonesia. Salah satunya, yaitu melalui E-UMKM, aplikasi
pemasaran produk UMKM berbasis android sebagai langkah prospektif meningkatkan
perekonomian Indonesia.
B. Tujuan
Untuk
mengetahui apa bagaimana Kosep E-UMKM
C. Metodelogi
Metode
yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif .
Metode deskriptif adalah membuat observasi dan kemudian menarik kesimpulan.
Metode kualitatif cenderung menggunakan deskriptif dan analisis. Proses dan
makna ( perspektif subyek ) lebih ditonjolkan dalam metode ini.
D.
Inti
Dari Jurnal
Jurnal
ini menjelaskan bagaimana konsep E-UMKM, pihak-piha yang di pertimbangkan dalam
mewujudkan konsep tersebut, serta langkah-langkah strategis dalam mengimplementasikan konsep
E-UMKM
E.
Kesimpulan
Konsep
E-UMKM merupakan terobosan baru untuk memasarkan produk UMKM dalam menembus pasar
bebas ASEAN. E-UMKM yang berbasis aplikasi android yang
secara umum hampir sama dengan sistem jual beli online. Bedanya E-UMKM ini dikontrol dan
diawasi oleh pemerintah. Selain itu, produsen UMKM yang memasarkan produknya
dalam E-UMKM harus memiliki sertifikat penjamin mutu produk yang dikeluarkan
dan disahkan oleh pemerintah. Produsen UMKM yang ikut memasarkan produknya juga
harus memiliki username
dan password yang diberikan oleh pemerintah setelah
dinyatakan lolos sertifikasi kelayakan produk. Teknik yang digunakan untuk
mengimplementasikan konsep E-UMKM meliputi beberapa tahapan, yaitu tahap
pembuatan web tahap sosialisai dan pendataan serta sertifikasi produk UMKM,
tahap input data produk UMKM yang bersertifikat ke web, dan tahap pengiriman
barang. Dengan adanya E-UMKM diharapkan dapat membantu produsen UMKM Indonesia
dalam memasarkan hasil produk mereka tidak hanya dalam negeri tetapi hingga ke
luar negeri. Selain itu, E-UMKM
diharapkan mampu
meningkatkan perekonomian Indonesia.
RESUME JURNAL
“E-UMKM:
APLIKASI PEMASARAN PRODUK UMKM BERBASIS ANDROID
SEBAGAI STRATEGI MENINGKATKAN PEREKONOMIAN
INDONESIA”
E-UMKM merupakan konsep tentang sistem pemasaran produk hasil UMKM
Indonesia dalam menembus pasar bebas ASEAN dengan basis aplikasi android.
Konsep E-UMKM diharapkan dapat membantu para produsen UMKM dalam memasarkan
hasil produk mereka.
Para produsen
UMKM yang ingin memasarkan produknya terlebih dahulu harus mendaftar dan
menguji kelayakan produk miliknya pada pemerintah yang ditunjuk dalam menangani
hal tersebut, yaitu Kementerian Koperasi dan UMKM.
Pihak-pihak
yang dipertimbangkan dalam mewujudkn konsep ini adalah sebagai berikut:
1)
Pemerintah
Peran pemerintah
dalam konsep E-UMKM ini yaitu sebagai
pengawas pelaksanaan program, pengontrol pelaksanaan program, sekaligus sebagai
akumulasi dana yang dibutuhkan dalam mewujudkan konsep E-UMKM.
2)
Kementerian
Koperasi dan UMKM
Berperan sebagai pelaksana
membuat kebijakan, pengawas, dan menentukan produk hasil UMKM mana yang masuk
dalam kriteria pemasaran serta pihak yang berwenang untuk mengeluarkan
sertifikat penjamin mutu. Serta memiliki tugs mensosialkan program E-UMKM, yang
berkolaborasi dengan Kementerian Ekonomi
3)
Kementerian
Ekonomi
Berperan sebagai pengontrol sirkulasi barang yang
keluar masuk ke negara Indonesia, mengawasi pertumbuhan ekonomi, dan sebagai
lembaga yang turt serta dalam mensosialisasikan konsep E-UMKM.
4)
Kementerian Riset dan Teknologi
Berperan sebagai tim ahli yang ditunjuk
oleh pemerintah dalam membuat aplikasi pemasaran produk hasil UMKM, koordinasi
dan sinkronisasi pelaksanaan kebijakan E-UMKM dengan Kementerian Koperasi dan
UMKM.
5)
Masyarakat
(Prodsen UMKM)
berperan sebagai peserta
masyarakat sasaran yang akan menggunakan E-UMKM untuk memasarkan hasil produk
mereka ke berbagai negara di kawasan AFTA.
6)
Perusahaan
Jasa Pengiriman Barang
B.
Langkah-Langkah
Strategis dalam Mengimplementasikan Konsep E-UMKM
Langkah-langkah
pengimplementasian ini adalah sebagai berikut:
1)
Tahap
Pembuatan Aplikasi
2)
Tahap
Sosialisasi dan Pendataan serta Sertifikasi Produk E-UMKM
Setelah tahap pembuatan
E-UMKM, lanhkah selanjutnya adalah mensosialisasikan kepada masyarakat terkait
E-UMKM sedetail mungkin, mulai dari kegunaan, manfaat, cara penggunaan, dll.
Selain melakukan sosialisasi lembaga yang ditunjuk untuk mendata dan memberikan
sertifikat kelayakan produk mulai melakukan tugasnya. Pemberian sertifikat bagi
produkproduk UMKM dilakukan sebagai jaminan kepada konsumen dari pemerintah
Indonesia, sehingga setiap produk yang dipasarkan tidak mengecewakan konsumen.
Pada tahap pendataan, data-data yang harus dilengkapi, yaitu identitas produsen
(nama, tanggal lahir, alamat, jenis kelamin, dll), definisi produk, gambar produk, harga,
kegunaan produk, dll.
3)
Tahap
Input Data Produk UMKM yang bersertifikat ke Web
Tahap selanjutnya adalah
memasukkan data tentang produk tersebut ke dalam web yang disesuaikan dengan
jenis produk dan wilayah produksi.
4)
Tahap
Pengiriman Barang
Tahap pengiriman barang
dapat dilakukan sendiri oleh produsen melalui jasa pengiriman barang yang
bekerjasama dengan pemerintah. Bagi produsen yang belum memiliki modal yang
cukup, biaya pengiriman barang akan dibantu pemerinta dan produsen dapat
melunasinya dengan sistem kredit dengan ketentuan yang telah ditetapkan.


Tidak ada komentar:
Posting Komentar